Air Terjun, Pulau Mursala, Pulau Putri


Pulau Mursala ini dikenal sebagai pulau yang angker bagi masyarakat lokal Sibolga. Cobalah bertanya pada orang-orang di tepi jalan Sibolga, ada berapa orang yang sudah pernah ke Pulau Mursala. Pasti sedikit sekali.

saya dan beberapa orang teman memutuskan untuk tetap berangkat. Sebagian besar dari kami memang perantau  yang sedang menghabiskan liburan. Oleh karena masa liburan yang singkat, kami tidak punya banyak kesempatan dan pilihan waktu.maka dari itu kami pun Berangkat hahaha…

Karena cuaca yang akhir-akhir ini tidak mendukung, tidak ada kapal kayu yang tersedia untuk kami sewa. Atas bantuan seorang teman, kami mendapatkan pinjaman speed boat  dengan dua mesin yang masing-masing 100 PK. Kapal-kapal yang biasa membawa wisatawan ke Pulau Mursala dan Pulau Putri .

Pulau Mursala dulunya disebut sebagai Mansalaar Island. Ada juga yang mengatakan nama Mursala berasal dari gabungan kata Mur dan Shalat. Mur berasal dari sebutan masyarakat lokal / nelayan untuk pedagang dari Arab yang datang berdagang ke Barus. Konon katanya, mereka selalu melakukan sujud syukur (shalat) di air terjun Mursala ini sebelum melanjutkan perjalanan ke Barus dan menjadi kebiasaan. Oleh karena itulah, pulau ini disebut Murshalat, tempat orang Mur (pedagang Arab) melakukan shalat dan lalu disingkat menjadi Mursala.


Ada pula cerita lain yang menceritakan bahwa sumber Air Terjun Mursala ini adalah Danau Toba. Tapi belum ada yang bisa membuktikannya.

Air Terjun yang mengalir langsung dari mata air ke laut ini katanya ada 3 di Indonesia yaitu Air Terjun Mursala di Sibolga, Tapanuli Tengah, Air Terjun Jogan di Gunung Kidul, Yogyakarta dan Air Terjun Banyu Tibo di Pacitan. Sepertinya sih masih banyak tempat-tempat di dunia yang aliran airnya seperti ini namun belum terekspos ya.


Betapa menyenangkannya di hari H kami diberikan langit biru nan cerah, Dengan speed boat 2 mesin 100 PK, kami tiba di Pulau Mursala dalam waktu 45 menit saja. Kalau memakai kapal kayu biasa, waktu tempuhnya bisa mencapai 3 jam.

Pagi itu menjadi lebih menyenangkan karena begitu tiba di titik keberangkatan, laut terlihat sangat teduh dan tiada ombak. Namun Setiba di Mursa tiba-tiba angin terasa Kencang dan laut mulai mengeluarkan Ombaknya.
Beberapa teman lelaki berkata '' Jangan takut, ayoo tengok tengokkk uda sampe di Mursala" hahahha

Ternyata, ombak dan arus di perairan sekitar Mursala cukup kencang. Sangat berbeda kondisinya saat kapal kami bertolak dari Pantai Kalangan. Kapal kami oleng-oleng dan bisa membuat penumpangnya mabuk kalau berlama-lama di atas kapal. Harus cepat-cepat nyebur atau berpindah dari tempat itu. Pilihan kami langsung perpindah ke tempat lain yaitu Pulau Putri.
Foto RetnoWati Sitanggang.
Rasanya tepat sekali, jika pulau tersebut disebut ratu dari sekian banyak pulau di sana.
Selain menjadi destinasi yang paling nyaman dan ramah bagi wisatawan, dengan fasilitas pondok dan warung. Pepohonan rimbun dan pohon kelapa yang bisa dinikmati langsung pun menjadi daya pikat untuk lama bersantai dan berjemur di pinggir pantainya.
Foto RetnoWati Sitanggang.Foto RetnoWati Sitanggang.

Foto RetnoWati Sitanggang.Foto RetnoWati Sitanggang.
Jika Anda bisa melihat dari gambar ini, Mungkin anda akan tertarik ingin mengunjungi tempat ini bukan,. hehehehe..
sangat di sayangkan jika anda tidak ingin mengunjungi tempat wisata ini ,.